ada aja orang yang ga bisa tidur di malam hari..
terlalu penat di siang hari..
terlalu semangat di malam hari..
dari pinggir2 jalan..
lokalisasi..
club..
warnet..
atau cukup di kamar aja..
semua sama aja..
sulit tidur..
mencoba mengais2 mimpi di malam hari..
mimpi yang terlewat kala siang..
aku??
termasuk dari mereka..
mungkin aja..
aku terlalu letih untuk tidur..
ingin terus berlari..kejar..
adzari anandito
08 desember 2007
aman-net
Saturday, December 8, 2007
Friday, December 7, 2007
Ha.Ha.Ha
Lg pgen ketawa2 aja, setelah semalem ktemu temen lama yang masih aneh seperti dulu. Obrol sana, obrol sini, lha kok bisa muncul pertanyaan gw ud punya saingan apa belum? Gw bingung kenapa dia bisa Tanya kaya gitu, trus dia bilang, ya karena lo (gw) dari dulu orang2nya lempeng2 aja, ga ada musuh, ga ada saingan. Ya gw jawab aja deh, gw masih kaya dulu ga pernah ada saingan, ga pernah nganggep seseorang or sesuatu sebagai saingan gw. Oh gt,kata dia.
Agak lama juga semalem gw pikir apa gw emang ga pernah punya saingan. Mungkin punya, tapi itu berarti dia yang anggep gw sebagai saingannya, gw? Ya dia gw anggep bukan sapa2 aja. Orang bilang zaman ne adalah zaman persaingan, persaingan yang ketat, semua orang harus bersaing kalo mau berhasil. Menurut gw, persaingan ga bakal terjadi kalo lo emang punya kualitas, 10 orang kandidat dan lo jadi satu2nya orang yang punya kualitas yang masuk kualifikasi, ya lo ga perlu bersaing kan? Persaingan Cuma terjadi di antara orang2 yang payah, yang coba mengais2 mimpi, mimpi yang lama dilupakan karena mereka terlalu lama bermimpi. Sapa aja terserah, boleh anggep gw sebagai pesaingnya, rival yang harus ditundukkan, tapi gw yakinin bwt tu orang, kalo gw tu beyond their expectation, terlalu jauh man, bwt lo jd pesaing gw, paling mentok, cm jd pengekor, yang nghirup debu gw. Ha,Ha,Ha.
Adzari Anandito
04/Desember/07
09.45 wib
Listening Coming Undone (duran-duran)
Agak lama juga semalem gw pikir apa gw emang ga pernah punya saingan. Mungkin punya, tapi itu berarti dia yang anggep gw sebagai saingannya, gw? Ya dia gw anggep bukan sapa2 aja. Orang bilang zaman ne adalah zaman persaingan, persaingan yang ketat, semua orang harus bersaing kalo mau berhasil. Menurut gw, persaingan ga bakal terjadi kalo lo emang punya kualitas, 10 orang kandidat dan lo jadi satu2nya orang yang punya kualitas yang masuk kualifikasi, ya lo ga perlu bersaing kan? Persaingan Cuma terjadi di antara orang2 yang payah, yang coba mengais2 mimpi, mimpi yang lama dilupakan karena mereka terlalu lama bermimpi. Sapa aja terserah, boleh anggep gw sebagai pesaingnya, rival yang harus ditundukkan, tapi gw yakinin bwt tu orang, kalo gw tu beyond their expectation, terlalu jauh man, bwt lo jd pesaing gw, paling mentok, cm jd pengekor, yang nghirup debu gw. Ha,Ha,Ha.
Adzari Anandito
04/Desember/07
09.45 wib
Listening Coming Undone (duran-duran)
TUKANG CARI AMAN
PERNAH GA KETEMU MA TUKANG CARI AMAN?
GW? SERING BANGET, BISA DIBILANG RUTIN, GA TAU KENAPA GW EMPET BGT MA ORANG YANG KERJAANNYA TU CARI AMAN, DALAM SEGALA HAL, POKOKNYA KALO BAGUS DIA IKUT NIMBRUNG, KALO JELEK, YA SEBISA MUNGKIN DIA BAKAL NOLAK ABIS2 AN KALO DIA IKUT NIMBRUNG. KADANG GW HERAN, KENAPA ORANG BISA KAYA GITU, MAUNYA AMAN MULU, PADAHAL HIDUP TU YA GA AMAN.
PUNYA TEMEN YANG TUKANG CARI AMAN?
MENURUT GW ADA BEBERAPA HAL YANG BISA KITA LIAT DARI SI TUKANG CARI AMAN, CIRI2NYA GITU,
PHATIIN KALO DIA LAGI NGOMONG, TUKANG CARI AMAN TU BIASANYA CUMA JADI BURUNG BEO BAGI MAYORITAS, KALO TEMEN2NYA NGOMONG X YANG BENER, YA DIA BAKAL IKUT NGOMONG X, KADANG TUKANG CARI AMAN JUGA NGELEMPAR WACANA, TAPI DIA BAKAL LANGSUNG PURA2 LUPA OR PURA2 GA PERNAH NGOMONG HAL ITU, YANG PENTING AMAN
PHATIIN TINDAKAN YANG DIA LAKUIN, CUMA JADI PENGEKOR??YA ITU EMANG SIFATNYA, AMBIL CONTOH, LO MAU MAKAN BARENG DIA, BUAT TNTUIN TEMPAT MAKAN AJA KADANG SUSAH, YANG PALING NGESELIN TU, KALO KITA UDAH TENTUIN TEMPAT MAKAN, TAPI DIA KASIH COMMENT YANG G ENAK TENTANG TEMPAT ITU, EMPET BGT GA C, KALO KAYA GT, KAN MENDING DIA AJA YANG TENTUIN, DASAR.
KATA2 GA TAU ADALAH MAGIC WORDNYA, NE EMANG JADI ANDALAN BAGI TUKANG CARI AMAN UNTUK NGHINDAR DARI MASALAH, KADANG MEREKA JUGA CUMA NGOMONG KALO MEREKA TU CUMA DI AJAK DAN IKUT2AN AJA. EMPET. KALO LAGI ENAK AJA, MAU IKUT, KALO SUSAH, PERGI.
_CUMA ISENG AJA C, GW RADA EMPET MA ”TEMEN2” GW YG SUKA CARI AMAN, DI SISI LAIN MEREKA BILANG GW PENGECUT, DAMN, CUMA GARA FILM HOROR GW DI BILANG PENGECUT, TAPI MEREKA TAKUT MA HIDUP, JADI MENURUT GW YA MEREKA SUPER DUPER PENGECUT. TAE.
ADZARI ANANDITO
01/12/2007
10.24 WIB
GW? SERING BANGET, BISA DIBILANG RUTIN, GA TAU KENAPA GW EMPET BGT MA ORANG YANG KERJAANNYA TU CARI AMAN, DALAM SEGALA HAL, POKOKNYA KALO BAGUS DIA IKUT NIMBRUNG, KALO JELEK, YA SEBISA MUNGKIN DIA BAKAL NOLAK ABIS2 AN KALO DIA IKUT NIMBRUNG. KADANG GW HERAN, KENAPA ORANG BISA KAYA GITU, MAUNYA AMAN MULU, PADAHAL HIDUP TU YA GA AMAN.
PUNYA TEMEN YANG TUKANG CARI AMAN?
MENURUT GW ADA BEBERAPA HAL YANG BISA KITA LIAT DARI SI TUKANG CARI AMAN, CIRI2NYA GITU,
PHATIIN KALO DIA LAGI NGOMONG, TUKANG CARI AMAN TU BIASANYA CUMA JADI BURUNG BEO BAGI MAYORITAS, KALO TEMEN2NYA NGOMONG X YANG BENER, YA DIA BAKAL IKUT NGOMONG X, KADANG TUKANG CARI AMAN JUGA NGELEMPAR WACANA, TAPI DIA BAKAL LANGSUNG PURA2 LUPA OR PURA2 GA PERNAH NGOMONG HAL ITU, YANG PENTING AMAN
PHATIIN TINDAKAN YANG DIA LAKUIN, CUMA JADI PENGEKOR??YA ITU EMANG SIFATNYA, AMBIL CONTOH, LO MAU MAKAN BARENG DIA, BUAT TNTUIN TEMPAT MAKAN AJA KADANG SUSAH, YANG PALING NGESELIN TU, KALO KITA UDAH TENTUIN TEMPAT MAKAN, TAPI DIA KASIH COMMENT YANG G ENAK TENTANG TEMPAT ITU, EMPET BGT GA C, KALO KAYA GT, KAN MENDING DIA AJA YANG TENTUIN, DASAR.
KATA2 GA TAU ADALAH MAGIC WORDNYA, NE EMANG JADI ANDALAN BAGI TUKANG CARI AMAN UNTUK NGHINDAR DARI MASALAH, KADANG MEREKA JUGA CUMA NGOMONG KALO MEREKA TU CUMA DI AJAK DAN IKUT2AN AJA. EMPET. KALO LAGI ENAK AJA, MAU IKUT, KALO SUSAH, PERGI.
_CUMA ISENG AJA C, GW RADA EMPET MA ”TEMEN2” GW YG SUKA CARI AMAN, DI SISI LAIN MEREKA BILANG GW PENGECUT, DAMN, CUMA GARA FILM HOROR GW DI BILANG PENGECUT, TAPI MEREKA TAKUT MA HIDUP, JADI MENURUT GW YA MEREKA SUPER DUPER PENGECUT. TAE.
ADZARI ANANDITO
01/12/2007
10.24 WIB
Sekedar Kisah Dunia
Sekedar Kisah Dunia
Lama baru kusadari ternyata langit tak sebiru yang kukira selama ini, awan tak selembut dan tak seputih yang kukhayalkan selama ini. Begitu juga dengan hari-hari yang kulewati, terasa ada yang hampa, seperti ada ruang kosong dalam jiwa yang terus merasa haus akan sesuatu yang tak pernah terungkap. Tapi semenjak aku mengenal-Nya, jiwaku mulai berkurang kehausannya, walau mungkin jiwaku tak akan mampu menampung semua yang Ia telah berikan padaku, seperti kata pepatah “ Manusia tak akan pernah puas dengan apa yang dimilikinya, manusia akan selalu menginginkan lebih daripada yang mereka punya. Dan ketika manusia bertemu ajal barulah mereka sadari bahwa kepuasan abadi yang mereka inginkan ada di kehidupan yang lain “.
Telah banyak hari yang kulalui dengan sia-sia, hanya mencari kepuasan yang aku sendiri tahu bahwa itu hanya kepuasan semu, kepuasan tanpa akhir. Tapi tetap saja aku menikmati kepuasan itu walau aku tahu kepuasan itu akan menjadi kepedihan yang sangat, nanti di kehidupan yang lain. Tapi aku tetap tak mau berubah ( bukan tak bisa berubah ), sesuatu yang ganjil memaksaku untuk mengulang-ulang kepuasan itu, dan aku hanya bisa pasrah ( atau pura-pura pasrah ) dalam melakukan kepuasan itu.
Aku selalu berkata pada diriku sendiri bahwa ini semua harus berakhir, tapi aku sendiri tak tahu bagaimana harus mengakhirinya. Ingin segera kuakhiri hidupku, tapi kusadari bahwa kehidupanku bukanlah milikku tapi milik-Nya yang maha menguasai semesta alam ini. Dan hanya Dia yang berhak menentukan hidup dan matiku. Dan aku tetap dalam kungkungan kepuasan semu yang ( seperti ) telah menjadi bagian hidupku.
Mungkin ini hanya sekedar kisah dunia yang akan segera berakhir, jika aku telah mati. Tapi kisah ini harus kuakhiri dengan suatu ( yang dianggap ) kesucian. Tak ingin aku pergi dengan noda-noda yang mengotori ragaku ( bahkan jiwaku ). Masih-masih banyak kisah dunia dan kisah kepuasan semu yang lainnya yang akan tetap ada sampai waktu ( nanti ) berhenti yang akan tetap mengusik aku-aku yang lain.
Adzari Anandito
30-November-2002
Lama baru kusadari ternyata langit tak sebiru yang kukira selama ini, awan tak selembut dan tak seputih yang kukhayalkan selama ini. Begitu juga dengan hari-hari yang kulewati, terasa ada yang hampa, seperti ada ruang kosong dalam jiwa yang terus merasa haus akan sesuatu yang tak pernah terungkap. Tapi semenjak aku mengenal-Nya, jiwaku mulai berkurang kehausannya, walau mungkin jiwaku tak akan mampu menampung semua yang Ia telah berikan padaku, seperti kata pepatah “ Manusia tak akan pernah puas dengan apa yang dimilikinya, manusia akan selalu menginginkan lebih daripada yang mereka punya. Dan ketika manusia bertemu ajal barulah mereka sadari bahwa kepuasan abadi yang mereka inginkan ada di kehidupan yang lain “.
Telah banyak hari yang kulalui dengan sia-sia, hanya mencari kepuasan yang aku sendiri tahu bahwa itu hanya kepuasan semu, kepuasan tanpa akhir. Tapi tetap saja aku menikmati kepuasan itu walau aku tahu kepuasan itu akan menjadi kepedihan yang sangat, nanti di kehidupan yang lain. Tapi aku tetap tak mau berubah ( bukan tak bisa berubah ), sesuatu yang ganjil memaksaku untuk mengulang-ulang kepuasan itu, dan aku hanya bisa pasrah ( atau pura-pura pasrah ) dalam melakukan kepuasan itu.
Aku selalu berkata pada diriku sendiri bahwa ini semua harus berakhir, tapi aku sendiri tak tahu bagaimana harus mengakhirinya. Ingin segera kuakhiri hidupku, tapi kusadari bahwa kehidupanku bukanlah milikku tapi milik-Nya yang maha menguasai semesta alam ini. Dan hanya Dia yang berhak menentukan hidup dan matiku. Dan aku tetap dalam kungkungan kepuasan semu yang ( seperti ) telah menjadi bagian hidupku.
Mungkin ini hanya sekedar kisah dunia yang akan segera berakhir, jika aku telah mati. Tapi kisah ini harus kuakhiri dengan suatu ( yang dianggap ) kesucian. Tak ingin aku pergi dengan noda-noda yang mengotori ragaku ( bahkan jiwaku ). Masih-masih banyak kisah dunia dan kisah kepuasan semu yang lainnya yang akan tetap ada sampai waktu ( nanti ) berhenti yang akan tetap mengusik aku-aku yang lain.
Adzari Anandito
30-November-2002
Sebuah Dunia Dibalik Cermin
Pernahkah kau melihatnya, sebuah dunia lain, dunia yang penuh dengan misteri, dunia yang tak pernah kau khayalkan keberadaannya. Dunia yang tampak sama dengan dunia yang kita tempati, hanya saja semua terbalik keadaannya. Kanan didunia nyata maka kiri didunia itu, cinta didunia nyata maka benci didunia itu, baik didunia nyata maka buruk didunia itu, surga pada dunia nyata maka neraka didunia itu.
Dunia dibalik cermin, sebuah dunia kontra, dunia yang dapat memutarbalikkan sebuah fakta menjadi sebuah kebohongan. Dunia yang menampilkan sesuatu yang bertentangan dengan realita. Sebuah dunia halusinasi, dunia palsu.
Pernahkah kau bayangkan bagaimana dengan penghuni dunia dibalik cermin itu ? Jawabannya bisa kau temukan apabila kau berdiri dihadapan sebuah benda yang dapat memantulkan bayanganmu. Merefleksikan dirimu dari sebuah sisi yang bertentangan, melukiskan dirimu sebagai sesuatu yang kau kira sama, tapi tidak, kau telah dibohongi, bahkan sebelum kau sadar bahwa kau telah dibohongi. Tidak, aku tidak mengatakan bahwa kau bodoh, tapi itulah sifat dasar manusia, yang selalu menipu dirinya sendiri, menganggap kesempurnaan dapat diperoleh. Ya, kesempurnaan memang dapat diperoleh, dapat diraih, dapat dimiliki hanya jika dengan sebuah kepalsuan. Ingat, tak ada yang sempurna selain Dia, Dia Yang Maha Sempurna.
Mungkin amat sangat terlalu rumit untuk dipahami mengapa dunia dibalik cermin itu ada. Mungkin amat sangat terlalu sulit untuk dipercayai apakah dunia dibalik cermin itu ada. Percayalah dunia itu memang ada, aku pernah kesana melihat dengan mata dan hatiku, mencoba menelaah mengapa Sang Pencipta membuat sebuah dunia dibalik cermin. Jawabannya tidak lain, tidak bukan dunia dibalik cermin diciptakan bagi manusia, agar manusia mampu belajar untuk melihat suatu masalah dari sisi yang berbeda. Menyadari bahwa semua hal didunia ini memiliki dua sisi yang berbeda, sisi yang harus ditangani dengan cara yang berbeda.
Dunia dibalik cermin sebuah dunia yang memberikan manusia pertimbangan, peringatan, pengetahuan mengenai arti hidup yang sebenarnya. Semoga semua manusia dapat memahaminya, agar mendapat kebahagian abadi.
Adzari Anandito
Jum’at, 050903
Dunia dibalik cermin, sebuah dunia kontra, dunia yang dapat memutarbalikkan sebuah fakta menjadi sebuah kebohongan. Dunia yang menampilkan sesuatu yang bertentangan dengan realita. Sebuah dunia halusinasi, dunia palsu.
Pernahkah kau bayangkan bagaimana dengan penghuni dunia dibalik cermin itu ? Jawabannya bisa kau temukan apabila kau berdiri dihadapan sebuah benda yang dapat memantulkan bayanganmu. Merefleksikan dirimu dari sebuah sisi yang bertentangan, melukiskan dirimu sebagai sesuatu yang kau kira sama, tapi tidak, kau telah dibohongi, bahkan sebelum kau sadar bahwa kau telah dibohongi. Tidak, aku tidak mengatakan bahwa kau bodoh, tapi itulah sifat dasar manusia, yang selalu menipu dirinya sendiri, menganggap kesempurnaan dapat diperoleh. Ya, kesempurnaan memang dapat diperoleh, dapat diraih, dapat dimiliki hanya jika dengan sebuah kepalsuan. Ingat, tak ada yang sempurna selain Dia, Dia Yang Maha Sempurna.
Mungkin amat sangat terlalu rumit untuk dipahami mengapa dunia dibalik cermin itu ada. Mungkin amat sangat terlalu sulit untuk dipercayai apakah dunia dibalik cermin itu ada. Percayalah dunia itu memang ada, aku pernah kesana melihat dengan mata dan hatiku, mencoba menelaah mengapa Sang Pencipta membuat sebuah dunia dibalik cermin. Jawabannya tidak lain, tidak bukan dunia dibalik cermin diciptakan bagi manusia, agar manusia mampu belajar untuk melihat suatu masalah dari sisi yang berbeda. Menyadari bahwa semua hal didunia ini memiliki dua sisi yang berbeda, sisi yang harus ditangani dengan cara yang berbeda.
Dunia dibalik cermin sebuah dunia yang memberikan manusia pertimbangan, peringatan, pengetahuan mengenai arti hidup yang sebenarnya. Semoga semua manusia dapat memahaminya, agar mendapat kebahagian abadi.
Adzari Anandito
Jum’at, 050903
Reward and Punishment
Intro
Entah lagi sial atau apa namanya, kemarin siang mobil bokap ditbrak dari belakang ( bAaaAAAnk). Rusak sih ga parah, Cuma bemper belakang aja agak penyok bin mau copot. Yang jadi masalah tu, yang nabrak malah yang nuntut minta ganti. Emang sih yang nabrak tu motor. Dan berdasarkan Undang-Undang di negara ini, kalau motor ma mobol tabrakan, gimanapun kejadiannya, yang salah tetap mobil (hal ini sering banget gw pertanyain, apa bener kaya begitu aturannya, tapi dari dulu sampe sekarang, gw belum ada waktu untuk mencari kejelasannya)
Chorus
Kata bokap gw urutan kejadiannya kaya begini; dua mobil didepan mobil bokap nge-rem mendadak, jadinya bokap ikutan nge-rem, eh tak disangka-sangka(ampun dah) dari belakang ada motor yang nabrak. Bokap tetep jalan, katanya sih pelan-pelan, biar ga disangka kabur(kalo gw yg kejadian mah, pasti gw udah turun buat maki-maki tu orang yang nabrak). Terus,.lanjut bokap gw, karena bokap gw jalanin mobilnya pelan-pelan, akhirnya tu orang bisa ngejar, terus dia minta liat keadaan motornya. Eh, pas diliat tu motor rusak parah. Yang ga gw habis pikir tu, bokap mau aja nurutin kata orang itu buat ke bengkel, eh malah sempet-sempetnya nganter tu orang ke rumahnya. Berdasarkan pengalaman gw, kl lg kejadian kaya gitu, jgn sekali-sekali mau ninggalin TKP (tempat keejadian perkara), apalagi sampe nganter ke rumah. Mau ribut disitu terserah, kalo mau pergi dari situ, ya pergi aja ke kantor polisi. Sebenernya gw niat mau nolongin bokap, gw udah telepon dia, dan minta alamat TKP, tapi ma bokap ga dikasih, gitu juga pas bokap lagi dirumah orang itu, tetep aja alamatnya g dikasih (berdasarkan feeling gw, bokap g mau gw terlibat, karena pasti heboh bin panjang bin riber bin titan). Akhirnya gw baru bisa nyamperin bokap pas udah di bengkel motor. Damn, ternyata motor yang ditabrak tu mo-chin aka motor china, tu lho yang lambangnya kaya burung bangau or itik buruk rupa. Sampai disitu gw lihat bokap lagi ngbrol ma seseorang, yang belakangan gw ketahui sebagai adik korban(wah, kok jd kaya novel gini). Sementara itu si korban lagi memerikasa motornya dengan sangat teliti(kalau mungkin ada mikroskop disitu, bakal dipake juga tu, buat liat ada kuman apa ga di motornya) sambil pegang-pegang tangannya yang luka, ga parah sih. Pas ada kesempatan, gw ngomong ma bokap, kenapa mau ganti, kata bokap ga apa-apa. Terus gw bilang lagi deh, kalo gitu, ongkos kerusakan di bagi 2 aja. Y itung-itung musibah. Bokap udah setuju tuh. Eh ga tau gimana lanjutannya, pas lagi urus administrasi tiba-tiba bokap mau bayar semuanya, gw mw g bolehin udah telat deh. Padahal ongkos reparasi tu ‘bangau’ sampe sekitar harga hp nokia or sony ericsson kelas low-end or tiker pesawat lampung-jogja kalo lagi ada promo. Dan parahnya lagi, kayanya duit yang dipake bokap buat bayar itu emang duit tiket pesawat gw, tapi karena gw ga jd pulang, tu duit mau gw pake buat tambah-tambah beli hp sony ericsson or nokia yang low end tadi. Apes. Setelah urusan administrasi selesai, bokap dengan ‘TERLALU BAIK HATINYA’, mengantarkan kedua orang itu pulang+nawarin buat ke dokter apa ga. Gw yang ngedengernya jadi sumpek sendiri, untung lagi puasa, Istighfar.
Interlude
Setelah kedua orang itu turun, gw sempet berdebat ma bokap, kira-kira gini;
Pertanyaan yang muncul di otak gw adalah, kenapa mau ganti ongkos kerusakan tu motor semuanya? Itu big questionnya. Bokap ga jawab-jawab malah nerangin gimana kejadiannya+dia juga udah kasih tau tu orang yang ditabrak kalo dia yang salah. Ya gw nyeletuk aja, ya orang itu pasti diem bin setuju aja bokap mau bilang apa, kan ud dilunasin, padahal dia yang salah. Selain dongkol gara-gara duit, hal yang paling gw takutin tu seandainya tu orang nuntut yang macem-macem gara-gara dia jatuh. Misalnya, tangan tu orang kan luka dan kayanya keseleo, pasti dia mau urut, okelah kalo dia Cuma minta ganti ongkos urut, tapi kalo tiba-tiba dia ngomong kena penyakit dadakan pasca kecelakaan?? Wah, bisa berabe!!! Sepanjang pengetahuan gw, ada beberapa penyakit klasik pasca kecelakaan. In order of appereance;1. luka; 2. keseleo bin salah urat bin memar; 3. napas sesak (ne mulai muncul kalo yang ditabrak tu ngerasa orang yang nabrak adalah orang yang bisa diajak kompromi soal duit bin DERMAWAN); 4. kepala pusing+mual`(mulai muncul ketika mobil yang ditabrak harganya lebih dari 120 juta); 5. pingsan mendadak`( biasanya muncul ketika uang damai ga dapet+URUSAN MA KANTOR POLISI).
Lanjut lagi ke obrolan gw ma bokap, setelah berdiskusi masalah ba..bi..bu.. akhirnya big question terjawab juga. Kata bokap, tu orang ngaku salah ke bokap, kalo dia emg yang nabrak, tapi, dia minta tolong bokap buat ganti kerusakan motornya, karena tu motor baru dia kredit+baru sampai angsuran kedua. Ya gw tau bokap tu orangnya pasti ga tegaan, apalagi tu orang kata bokap kerjaannya Cuma tukang abonemen (secara strata lebih tinggi 1 level dibanding tukang ojek, karena tukang abonemen biasanya udah di booking ma orang-orang tertentu+ga nge-tem lagi di pangkalan).
Coda
Walaupun hati gw masih dongkol, paling ga gw dapet pengalaman bijak hari itu. Bokap sendiri bilang, seandainya tu orang tadinya marah-marah terus ngomong dia ga salah, bokap pasti bakal buat panjang urusannya. Tapi ya berhubung bin karena tu orang jujur, ya bokap luluh juga (kok kaya samsons y??) jangan tanya gimana perasaan gw waktu itu, antara mangkel, sebel, kesel, tapi ya agak kagum juga ma bokap. He’s the man by himself –lah. Saat ini harepan gw Cuma 1, moga-moga ne masalah ga tambah panjang, apalagi kalo tu orang sampe nuntut macem-macem karena dia menderita penyakit pasca kecelakaan...hehehehe..
Wassalam.
Adzari Anandito
19/September/2007
11.05 wib
Entah lagi sial atau apa namanya, kemarin siang mobil bokap ditbrak dari belakang ( bAaaAAAnk). Rusak sih ga parah, Cuma bemper belakang aja agak penyok bin mau copot. Yang jadi masalah tu, yang nabrak malah yang nuntut minta ganti. Emang sih yang nabrak tu motor. Dan berdasarkan Undang-Undang di negara ini, kalau motor ma mobol tabrakan, gimanapun kejadiannya, yang salah tetap mobil (hal ini sering banget gw pertanyain, apa bener kaya begitu aturannya, tapi dari dulu sampe sekarang, gw belum ada waktu untuk mencari kejelasannya)
Chorus
Kata bokap gw urutan kejadiannya kaya begini; dua mobil didepan mobil bokap nge-rem mendadak, jadinya bokap ikutan nge-rem, eh tak disangka-sangka(ampun dah) dari belakang ada motor yang nabrak. Bokap tetep jalan, katanya sih pelan-pelan, biar ga disangka kabur(kalo gw yg kejadian mah, pasti gw udah turun buat maki-maki tu orang yang nabrak). Terus,.lanjut bokap gw, karena bokap gw jalanin mobilnya pelan-pelan, akhirnya tu orang bisa ngejar, terus dia minta liat keadaan motornya. Eh, pas diliat tu motor rusak parah. Yang ga gw habis pikir tu, bokap mau aja nurutin kata orang itu buat ke bengkel, eh malah sempet-sempetnya nganter tu orang ke rumahnya. Berdasarkan pengalaman gw, kl lg kejadian kaya gitu, jgn sekali-sekali mau ninggalin TKP (tempat keejadian perkara), apalagi sampe nganter ke rumah. Mau ribut disitu terserah, kalo mau pergi dari situ, ya pergi aja ke kantor polisi. Sebenernya gw niat mau nolongin bokap, gw udah telepon dia, dan minta alamat TKP, tapi ma bokap ga dikasih, gitu juga pas bokap lagi dirumah orang itu, tetep aja alamatnya g dikasih (berdasarkan feeling gw, bokap g mau gw terlibat, karena pasti heboh bin panjang bin riber bin titan). Akhirnya gw baru bisa nyamperin bokap pas udah di bengkel motor. Damn, ternyata motor yang ditabrak tu mo-chin aka motor china, tu lho yang lambangnya kaya burung bangau or itik buruk rupa. Sampai disitu gw lihat bokap lagi ngbrol ma seseorang, yang belakangan gw ketahui sebagai adik korban(wah, kok jd kaya novel gini). Sementara itu si korban lagi memerikasa motornya dengan sangat teliti(kalau mungkin ada mikroskop disitu, bakal dipake juga tu, buat liat ada kuman apa ga di motornya) sambil pegang-pegang tangannya yang luka, ga parah sih. Pas ada kesempatan, gw ngomong ma bokap, kenapa mau ganti, kata bokap ga apa-apa. Terus gw bilang lagi deh, kalo gitu, ongkos kerusakan di bagi 2 aja. Y itung-itung musibah. Bokap udah setuju tuh. Eh ga tau gimana lanjutannya, pas lagi urus administrasi tiba-tiba bokap mau bayar semuanya, gw mw g bolehin udah telat deh. Padahal ongkos reparasi tu ‘bangau’ sampe sekitar harga hp nokia or sony ericsson kelas low-end or tiker pesawat lampung-jogja kalo lagi ada promo. Dan parahnya lagi, kayanya duit yang dipake bokap buat bayar itu emang duit tiket pesawat gw, tapi karena gw ga jd pulang, tu duit mau gw pake buat tambah-tambah beli hp sony ericsson or nokia yang low end tadi. Apes. Setelah urusan administrasi selesai, bokap dengan ‘TERLALU BAIK HATINYA’, mengantarkan kedua orang itu pulang+nawarin buat ke dokter apa ga. Gw yang ngedengernya jadi sumpek sendiri, untung lagi puasa, Istighfar.
Interlude
Setelah kedua orang itu turun, gw sempet berdebat ma bokap, kira-kira gini;
Pertanyaan yang muncul di otak gw adalah, kenapa mau ganti ongkos kerusakan tu motor semuanya? Itu big questionnya. Bokap ga jawab-jawab malah nerangin gimana kejadiannya+dia juga udah kasih tau tu orang yang ditabrak kalo dia yang salah. Ya gw nyeletuk aja, ya orang itu pasti diem bin setuju aja bokap mau bilang apa, kan ud dilunasin, padahal dia yang salah. Selain dongkol gara-gara duit, hal yang paling gw takutin tu seandainya tu orang nuntut yang macem-macem gara-gara dia jatuh. Misalnya, tangan tu orang kan luka dan kayanya keseleo, pasti dia mau urut, okelah kalo dia Cuma minta ganti ongkos urut, tapi kalo tiba-tiba dia ngomong kena penyakit dadakan pasca kecelakaan?? Wah, bisa berabe!!! Sepanjang pengetahuan gw, ada beberapa penyakit klasik pasca kecelakaan. In order of appereance;1. luka; 2. keseleo bin salah urat bin memar; 3. napas sesak (ne mulai muncul kalo yang ditabrak tu ngerasa orang yang nabrak adalah orang yang bisa diajak kompromi soal duit bin DERMAWAN); 4. kepala pusing+mual`(mulai muncul ketika mobil yang ditabrak harganya lebih dari 120 juta); 5. pingsan mendadak`( biasanya muncul ketika uang damai ga dapet+URUSAN MA KANTOR POLISI).
Lanjut lagi ke obrolan gw ma bokap, setelah berdiskusi masalah ba..bi..bu.. akhirnya big question terjawab juga. Kata bokap, tu orang ngaku salah ke bokap, kalo dia emg yang nabrak, tapi, dia minta tolong bokap buat ganti kerusakan motornya, karena tu motor baru dia kredit+baru sampai angsuran kedua. Ya gw tau bokap tu orangnya pasti ga tegaan, apalagi tu orang kata bokap kerjaannya Cuma tukang abonemen (secara strata lebih tinggi 1 level dibanding tukang ojek, karena tukang abonemen biasanya udah di booking ma orang-orang tertentu+ga nge-tem lagi di pangkalan).
Coda
Walaupun hati gw masih dongkol, paling ga gw dapet pengalaman bijak hari itu. Bokap sendiri bilang, seandainya tu orang tadinya marah-marah terus ngomong dia ga salah, bokap pasti bakal buat panjang urusannya. Tapi ya berhubung bin karena tu orang jujur, ya bokap luluh juga (kok kaya samsons y??) jangan tanya gimana perasaan gw waktu itu, antara mangkel, sebel, kesel, tapi ya agak kagum juga ma bokap. He’s the man by himself –lah. Saat ini harepan gw Cuma 1, moga-moga ne masalah ga tambah panjang, apalagi kalo tu orang sampe nuntut macem-macem karena dia menderita penyakit pasca kecelakaan...hehehehe..
Wassalam.
Adzari Anandito
19/September/2007
11.05 wib
Subscribe to:
Posts (Atom)

